Tips Diet Saat Berpuasa

By on July 20, 2012
Diet2tumb

Your ads will be inserted here by

Easy AdSense.

Please go to the plugin admin page to paste your ad code.

Bulan puasa bukan lagi jadi penghalang anda untuk melakukan rutinitas diet yang selama ini anda lakukan. Dilihat dari segi kesehatan, puasa sendiri sangat dianjurkan karena sangat berguna untuk organ tubuh anda beristirahat untuk mencerna makanan.

Selama berpuasa, sistem pencernaan beristirahat cukup lama, dan tubuh mendapat kesempatan melakukan pembersihan diri dari racun dan zat kimia yang terkumpul dari sisa makanan yang tidak tercerna. Disamping itu, puasa sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, menurunkan berat badan serta menurunkan tekanan darah tinggi serta dan juga mencegah gangguan tubuh lainnya. Bulan puasa juga dapat menjadi waktu yang tepat bagi Anda untuk memulai pola makanan sehat. Diet di bulan puasa dapat menjadi jalan keluar yang efektif untuk menurunkan berat badan, asal dilakukan dengan tepat, benar dan aman.

Berikut beberapa tips diet aman selama anda beribadah puasa:

Bulan puasa bukan lagi jadi penghalang anda untuk melakukan rutinitas diet yang selama ini anda lakukan. Dilihat dari segi kesehatan, puasa sendiri sangat dianjurkan karena sangat berguna untuk organ tubuh anda beristirahat untuk mencerna makanan.

– Minum air putih sedikitnya 8 hingga 10 gelas sehari, yaitu di antara waktu setelah berbuka dan sebelum Imsak. Air  sangat bermanfaat untuk detoksifikasi alami atau melepaskan racun serta zat kimia yang tak berguna dari dalam tubuh.

– Pada waktu Anda buka puasa usahakan agar Anda tidak mengkonsumsi makanan berat secara langsung. Berbukalah dengan makanan ringan, kemudian tunggu sedikitnya sekitar setengah jam sebelum mulai makan besar. Hal ini untuk memastikan apakah tubuh bereaksi dengan baik terhadap makanan. Selain itu, jangan makan terlalu berlebihan hanya karena Anda berpuasa seharian. Tubuh tidak memerlukan makanan yang berlebihan, tubuh memerlukan makanan sehat.

– Selalu masukan sayur dan buah-buahan dalam daftar menu sahur dan buka puasa. Pilih sayur dan buah yang banyak mengandung vitamin dan mineral, prinsipnya semakin tua warna sayur atau buah tersebut, semakin banyak vitamin dan mineral yang dikandungnya.

– Selalu konsumsi makanan yang memiliki gizi baik di saat sahur maupun saat berbuka. Menu makanan boleh saja sederhana, namun yang terpenting adalah makanan yang Anda konsumsi mengandung unsur gizi lengkap yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Untuk menghilangkan rasa lapar, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang berserat tinggi.

– Pada saat berbuka puasa, sebaiknya tidak minum minuman dingin atau air es. Sebaliknya Anda sebaiknya berbuka dengan minuman yang hangat. Ini disebabkan karena perut yang kosong dapat menjadi kembung karena produksi asam lambung mendadak naik karena minuman dingin.

– menu berbuka memang sebaiknya yang manis, namun bukan yang berkadar gula tinggi karena kadar gula yang mendadak naik dapat merangsangproduksi insulin yang berlebihan. Pilih menu makanan untuk berbuka puasa yang manis secara alami seperti buah korma dan jus buah segar tanpa gula.

– kandungan gula pada korma dan jus buah segar dapat menaikkan kadar gula dengan cepat tanpa merangsang produksi insulin berlebihan seperti pada menu dengan kandungan gula tambahan, misalnya kolak, teh manis atau sirup.

Tips diet aman selama puasa di atas nantinya dapat tetap Anda teruskan setelah bulan Ramadhan usai, tentu saja disesuaikan dengan keadaannya. Jika saat berpuasa, Anda hanya memiliki dua kali kesempatan makan, pada hari biasa, menu sehat dapat dijadikan tiga sampai lima kali makan dalam porsi kecil. Selain itu jangan lupa untuk tetap berolahraga meskipun sedang berpuasa. Diet yang baik hanya dapat berjalan sempurna apabila didampingi dengan olahraga teratur. Pilih olahraga yang sedikit lebih ringan daripada hari biasa, frekuensi dan lamanya latihan pun dapat dikurangi – namun jangan dihentikan sama sekali, Semoga bermanfaat.