- Intip Pesan di BBM tanpa Harus MembacanyaPosted 141 days ago
- Aplikasi Stetoskop Digital di Iphone dan Ipod TouchPosted 143 days ago
- Ramalan ZodiakPosted 143 days ago
- Pantau rute Transjakarta di BlackBerryPosted 145 days ago
- Acer aspire S7, Ultrabook berlapis gorilla glassPosted 148 days ago
- Keyboard Virtual Multi Sentuh untuk Tablet AndroidPosted 148 days ago
- Cara mudah install driver dengan DriverPackPosted 148 days ago
- Gangnam StylePosted 254 days ago
- Download Film Abraham Lincoln: Vampire HunterPosted 314 days ago
- Download film The Hunger Games (2012)Posted 315 days ago
Manfaat Buah Apel Untuk Paru-Paru
Your ads will be inserted here by
Easy AdSense.
Please go to the plugin admin page to paste your ad code.
Jakarta - Buah yang satu ini sudah populer di dunia. Ada yang berwarna merah, hijau dan kuning. Kulitnya yang empuk menutupi permukaan daging buahnya yang putih kekuningan. Manis, renyah dan berair. Apel pun sangat baik untuk kesehatan paru-paru.
Buah ini pertama kali tumbuh di Asia Tenggara. Kini sudah ada di banyak daerah didunia yang bersuhu dingin. Pohonnya yang memiliki nama latin Malus domestica, tingginya mencapai 3-12 meter. Saat masak buah apel berukuran 5-9 cm, dan terdapat tiga biji didalam buahnya.
Dalam satu porsi buah apel mengandung 58 kkal energi, 0,3 g protein, 0,4 g lemak, dan 14,9 g karbohidrat. Selain itu juga mengandung bermacam-macam vitamin, mineral, dan nutrisi penting.
Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa mengonsumsi apel setiap hari dapat mencegah berbagai penyakit. Seperti, menurunkan kadar kolesterol, mencegah stoke, menurunkan berat badan, menjaga gigi tetap sehat dan mencegah resiko terkena penyakit jantung.
Makin banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa makan apel secara teratur dapat mencegah penyakit kanker paru. National Cancer Institute di Amerika juga melaporkan bahwa makanan yang banyak mengandung zat flavonoids seperti pada apel, dapat menurunkan resiko terkena penyakit kanker paru hingga 50 persen.
Apel merupakan buah yang banyak mengandung flavonoids. Sebuah penelitian yang dilakukan di Cornell University di Amerika Serikat juga menemukan zat phytochemicals yang terdapat pada kulit buah. Dipercaya dapat menghambat pertumbuhan sel kanker usus hingga 43 persen.
Karena baik untuk kesehatan, buah ini dapat dikonsumsi setiap hari. Bisa dimakan segar, dibuat jus, atau dijadikan isian pie buah dan salad. Harganya yang relatif terjangkau bisa dibeli di pasar swalayan atau toko buah terdekat.











